![]() |
| Tumpukan sampah di pantai Kuta |
Wisata Bali sedang dalam kondisi kurang baik! Penyebabnya yaitu banyaknya sampah yang menumpuk di tepi pantai sehingga wisata merasa terganggu.
Sebenarnya apa yang menyebabkan banyaknya sampah pada pantai di Bali? Berdasarkan informasi dari Bp. Jerro Wacik, penyebab banyaknya sampah karena adanya angin kencang yang melewati pulau Bali akhir-akhir ini. Namun beliau mengklim bahwa sejak kemarin, sampah-sampah tersebut telah dibersihkan sehingga kondisinya telah kembali seperti semula.
Jika mengingat kembali ke masa lalu, pulau Bali terakhir mendapat masalah besar yaitu pada saat terjadi ledakan bom Bali dua. Setelah itu tidak terjadi masalah yang serius. Kondisi sampah di Bali belumlah menjadi pukulan bagi industri pariwisata saat ini, namun jika masalah sampah tidak ditangani dengan serius, pulau Bali bisa jadi seperti kota Jakarta yang kumuh.
Belajar dari kondisi sampah tersebut, setidaknya ada beberapa hal yang harus dilakukan:
1. Hentikan pembuangan sampah ke sungai. Indikasi asal sampah yang terdampar di pantai berasal dari sungai. Jika masyarakat masih buang sampah lagi ke sungai, bisa jadi tanpa menunggu angin kencang nantinya sampah sudah akan mengotori pantai. maka dari itu, perketat / buatkan sangsi tegas jika membuang sampah ke sungai.
2. Bali adalah wajah Indonesia. Kehebohan adanya sampah di Bali salah satunya karena pemberitaan Time.com yang menjadikan sampah di Bali tersebut sebagai Headline. Hal tersebut membuktikan pulau Bali mempunyai nilai tersendiri di dunia yang sebaiknya tetap dijaga pencitraannya. Untuk menjaga citra pulau Bali tetap baik maka diperlukan peran pemerintah daerah Bali, Masyarakat dan turis yang datang kembali untuk menjaga kebersihan lingkungan. Upaya untuk menciptakan kesadaran itulah tantangan yang harus dipenuhi agar Bali semakin terkenal di dunia.
3. Penambahan petugas kebersihan. Sempat menumpuknya sampah bisa diartikan bahwa petugas yang ada masih kurang untuk menangani sampah dadakan yang jumlahnya berlipat. Maka sebaiknya masyarakat lebih dilibatkan dalam urusan penanganan samapah tersebut. Tentu saja pemerintah daerah harus mengalokasikan budget untuk biaya tersebut karena tanpa pembiayaan saya rasa akan sulit dilaksanakan.
Demikian tiga poin yang sebaiknya dilakukan agar kondisi pariwisata Bali semakin meningkat. Ditulis oleh Ilmuflora.
Sebenarnya apa yang menyebabkan banyaknya sampah pada pantai di Bali? Berdasarkan informasi dari Bp. Jerro Wacik, penyebab banyaknya sampah karena adanya angin kencang yang melewati pulau Bali akhir-akhir ini. Namun beliau mengklim bahwa sejak kemarin, sampah-sampah tersebut telah dibersihkan sehingga kondisinya telah kembali seperti semula.
Jika mengingat kembali ke masa lalu, pulau Bali terakhir mendapat masalah besar yaitu pada saat terjadi ledakan bom Bali dua. Setelah itu tidak terjadi masalah yang serius. Kondisi sampah di Bali belumlah menjadi pukulan bagi industri pariwisata saat ini, namun jika masalah sampah tidak ditangani dengan serius, pulau Bali bisa jadi seperti kota Jakarta yang kumuh.
Belajar dari kondisi sampah tersebut, setidaknya ada beberapa hal yang harus dilakukan:
1. Hentikan pembuangan sampah ke sungai. Indikasi asal sampah yang terdampar di pantai berasal dari sungai. Jika masyarakat masih buang sampah lagi ke sungai, bisa jadi tanpa menunggu angin kencang nantinya sampah sudah akan mengotori pantai. maka dari itu, perketat / buatkan sangsi tegas jika membuang sampah ke sungai.
2. Bali adalah wajah Indonesia. Kehebohan adanya sampah di Bali salah satunya karena pemberitaan Time.com yang menjadikan sampah di Bali tersebut sebagai Headline. Hal tersebut membuktikan pulau Bali mempunyai nilai tersendiri di dunia yang sebaiknya tetap dijaga pencitraannya. Untuk menjaga citra pulau Bali tetap baik maka diperlukan peran pemerintah daerah Bali, Masyarakat dan turis yang datang kembali untuk menjaga kebersihan lingkungan. Upaya untuk menciptakan kesadaran itulah tantangan yang harus dipenuhi agar Bali semakin terkenal di dunia.
3. Penambahan petugas kebersihan. Sempat menumpuknya sampah bisa diartikan bahwa petugas yang ada masih kurang untuk menangani sampah dadakan yang jumlahnya berlipat. Maka sebaiknya masyarakat lebih dilibatkan dalam urusan penanganan samapah tersebut. Tentu saja pemerintah daerah harus mengalokasikan budget untuk biaya tersebut karena tanpa pembiayaan saya rasa akan sulit dilaksanakan.
Demikian tiga poin yang sebaiknya dilakukan agar kondisi pariwisata Bali semakin meningkat. Ditulis oleh Ilmuflora.




0 komentar:
Posting Komentar
Terimakasih atas komentar yang diberikan, hindarkan menulis komentar yang bersifat spam. Terimakasih.ilmuflora.com