![]() |
| Grafik prediksi harga cabe di tahun 2011 |
Pergantian tahun selain dimeriahkan dengan kembang api, juga terjadi kelangkaan kebutuhan pokok yaitu cabe. Ironis memang, yang katanya negeri ini merupakan nagara agraris namun terjadi kelangkaan kebutuhan pokok yang sebenarnya merupakan tanaman tropis sehingga sangat cocok dengan iklim di Indonesia.
Namun, tidak pentinglah membahas yang telah terjadi, namun fokuslah terhadap apa yang bisa dilakukan kedepan. Sebaiknya masalah mahalnya cabe menjadi pembuka pikiran kita untuk menciptakan peluang bisnis.
Kenaikan harga cabe tidak hanya terjadi pada akhir tahun 2010 saja, namun pada saat umat islam menjalankan ibadah puasa hingga lebaran juga terjadi hal serupa. Berdasarkan wacana di pasar dan informasi berbagai sumber, hal itu terjadi karena antara stok cabe secara nasional dan permintaan pasar tidak berimbang. Memang pada kondisi hari-hari biasa stok cabe mencukupi untuk memenuhi kebutuhan, namun pada saat hari-hari besar kebutuhan masyarakat empat kali lipat dari kebutuhan normal sehingga kelangkaan cabe mendongkrak naiknya harga.
Sebaiknya kita sebagai warga negara yang baik, berupaya agar dapat memenuhi kebutuhan bahan pokok yang salah satunya cabe dapat dihasilkan sendiri. Tanaman cabe tidaklah sulit untuk dibudidayakan, cukup modal kemauan dan keuletan saja. Dan bagi yang berminat untuk membudidayakan cabe karena keuntungan yang diraih, dibawh ini merupakan prediksi harga cabe yang akan berkembang dipasaran di tahun 2011
1. Pada bulan Januari 2011 harga cabe masih akan tinggi, dikisaran seratus ribu rupiah perkilogram. Hal ini terjadi karena, stok dari petani benar-benar menipis, banyaknya bencana alam dan banjir juga ikut andil terhadap kelangkaan cabe.
2. Bulan Februari hingga mei stock harga cabe berangsur-angsur normal. Terutama pada bulan mei. Hal ini terjadi karena: pada bulan Januari 2011 petani ramai-ramai menanam cabe secara bersama-sama dengan harapan dapat keuntungan besar, dan pada bulan maret sudah mulai panen. Namun seperti halnya tanaman hias Anthurium, harga cabe akan sangat rendah karena stok pasar yang melimpah.
3.Bulan Juni harga cabe masih normal, namun pada bulan inilah sebaiknya penanaman cabe dilakukan. Alasannya yaitu panen cabe terjadi pada bulan agustus hingga september yang mana pada bulan tersebut merupakan bulan puasa dan lebaran umat muslim. Harga cabe akan tinggi lagi, dan bisa mencapai lebih dari seratus ribu rupiah karena permintaan bertambah namun kondisi tanaman cabe di petani yang telah menanam pada bulan januari 2011 dalam kondisi regenerasi sehingga sudah tidak produktif lagi.
4. Pada pertengahan Oktober 2011 lakukan penanaman kembali seperti siklus normal yang nantinya akan dipanen pada buln Desember 2011 yang harganya akan naik karena ada hari besar Natal dan tahun baru.
Secara strategi dagang, sebaiknya tidak cepat terpengaruh terhadap fenomena yang ada namun perhatikan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi disaat yang akan datang. Salam Ilmuflora.




0 komentar:
Posting Komentar
Terimakasih atas komentar yang diberikan, hindarkan menulis komentar yang bersifat spam. Terimakasih.ilmuflora.com